Pencegahan Hama

Tidak bisa dihindari, adanya hama yang menyerbu tanaman kita. Apalagi jika kita bertanam secara organik.

Berikut adalah beberapa trik yang sudah saya coba lakukan.

 

Karena tanaman cabe saya diganggu hama lalat buah, maka salah satu cara menghentikannya adalah dengan memutus rantai.

 

Tahap awal, langkah emergency, saya memasang beberapa lem perangkap lalat yang sudah tersedia di rumah.

Setelah ada waktu, saya membuat lem lalat sendiri yang lebih besar.

Saya menggunakan botol bekas air mineral, cat kayu, lem tikus, thinner, dan sebilah bambu.

botollemlalat

Cat dituang ke dalam botol lalu tiriskan dan keringkan dengan dibalik dan didiamkan 1-2 hari.

Setelah bagian dalam botol kering, kita lumuri bagian luarnya dengan lem tikus yang sudah diencerkan dengan thinner atau bensin. Bisa juga ditambahkan cairan penarik lalat yang beraroma khusus. Proses pengenceran dan pengulasan ke bagian luar botol dengan menggunakan kuas harus dilakukan segera sebelum thinner menguap dan lem mengental kembali.

 

Setelah itu, taruh botol terbalik di sebilah tongkat , bisa dari bambu atau apa saja yang ada, kemudian tancapkan di antara pepohonan.

botollemlalatterpasang

Taruh beberapa buah di kebun kita, sebanding dengan luasan kebun. Dalam jarak sekitar 3 s.d. 5 meterlah.

 

Cara lain, bisa dengan membuat perangkap lalat jantan. Di botol air kemasan juga, Botol ukuran kecil, sedang, maupun ukuran 1,5 liter. Lalat jantan akan tertarik oleh aroma cairan yang kita teteskan ke kapas di dalam botol. Setelah masuk, dia akan terjebak. Akibatnya pertemuan antara lalat jantan dan betina terhalang dan telur yang diproduksi pun berkurang banyak. Lalat betina yang masih berkeliaran, bisa kita semprot dengan pestisida organik. Bisa dengan cairan yang dibuat dari cabe segar maupun cabe bubuk kering, daun pepaya, bawang putih, ataupun serai. Bahan-bahan itu dihaluskan dengan blender. Kurang lebih 10 buah cabe untuk 300ml air. Diamkan semalam, baru esok paginya disemprotkan ke pohon.

 

Selain itu, bisa kita gunakan prinsip harmonisasi. Pada dasarnya, kebun kita adalah suatu habitat. Jadi, hama tak harus dimusnahkan. Untuk keseimbangan lingkungan, hama harus tetap ada, hanya kita kendalikan. Dengan pertimbangan bahwa hama untuk tiap kelompok tanaman berbeda dan satu sama lain saling melemahkan, maka cara kita mengurangi hama cabe adalah dengan menanam aneka pohon berbeda keluarga di satu wilayah. Jadi, untuk tanaman cabai kita bisa selingi dengan tanaman lain, misalnya kemangi. JAngan diseling dengan tommat, karena mereka masih satu keluarga.

 

Saya mencoba menerapkan ini juga. Karena penyemaian kemangi secara khusus selalu gagal, saya coba main tabur saja di tanah sekitar pagar cabe. Ternyata, ini malah tumbuh. Pada foto bisa dilihat, calon-calon pohon kemangi mulai tumbuh.

Selain itu, untuk menghindari berkembangnya hama, jika kita temukan beberapa ciri hama, segera buang daun, buah, atau bahkan tanaman yang terindikasi ada hama. Misalnya, daun keriting, daun berbercak, atau buah bertitik hitam.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s